Keji! Penjual Es Cendol Ini Dibunuh Istri dan Selingkuh Istrinya - Imparsial | Independen, Berimbang, Terpercaya

BERITA TERBARU

Post Top Ad

Sabtu, 26 Januari 2019

Keji! Penjual Es Cendol Ini Dibunuh Istri dan Selingkuh Istrinya

Kedua tersangka diamankan di dua tempat terpisah. (RED-IMP)
IMPARSIAL (ACEH UTARA) – Kepolisian berhasil mengamankan dua tersangka dalam kasus pembunuhan berencana dengan korban bernama Zajuli, penjual es cendol keliling yang terjadi di Gampong Ujong Kulam, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. Kedua tersangka itu adalah Jamaliah (30) yang tak lain merupakan istri korban dan Musliadi alias Adi Pukik (25) yang ternyata telah menjalin perselingkuhan dengan Jamaliah. Kedua tersangka diamankan pada hari yang sama di dua tempat terpisah yaitu tersangka Musliadi di Belawan, Medan sementara Jamaliah di Banda Aceh.

"Minggu lalu, termonitor keberadaan dua tersangka itu. Lalu, Selasa (22/1) kemarin, petugas menangkap tersangka Musliadi di Belawan, Medan, Sumatera Utara, dan kemudian ditangkap tersangka Jamaliah di Banda Aceh,” ungkap Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin.

Musliadi atau Adi berkenalan dengan Jamaliah melalui media sosial Facebook dan menjalin hubungan asmara. Bahkan Adi mengakui ia dan Jamaliah telah beberapa kali melakukan hubungan badan selayaknya suami istri. Setelah beberapa waktu menjalani hubungan terlarang ini, Jamaliah dan Adi pun merencanakan untuk menikah namun dengan terlebih dahulu membunuh Zajuli menguasai harta almarhum.

"Si Adi mengaku mau menghabisi korban dengan cara menggorok leher korban dengan sebilah parang, karena dia jatuh cinta pada pandangan pertama dengan istri korban,” tambah Kasat Reskrim Polres Aceh Utara Iptu Rezki Kholiddiansyah.

Adi, pelaku penggorokan mengaku jatuh cinta pada Jamaliah pada pandangan pertama. Padahal Adi yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan itu telah menikah dan mempunyai dua orang anak.

“Iya, ingin menikah dengannya. Iya sudah dua anak,” kata Adi.

DIBUNUH DENGAN KEJI

Zajuli, ditemukan tewas mengenas dengan luka gorokan di leher dalam rumahnya, Sabtu (15/9) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat diperiksa, istri Zajuli, Jamaliah yang kini telah menjadi tersangka mengaku melihat dua orang tak dikenal yang melompati jendela rumah mereka dan berusaha kabur. Saat itu, anggota kepolisian turun ke lokasi sekitar pukul 03:00 WIB untuk memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. 
Jamaliah, Istri Korban sempat berbohong kepada aparat kepolisian. (RED-IMP)

"Malam itu istri korban Jamaliah, sempat melihat dua laki-laki yang berusaha kabur dengan melompat dari jendela kamar tempat suaminya tidur," Kapolsek Matangkuli Iptu Sudiya Karya.

Dari pengakuan Jamaliah kala itu, sekitar pukul 22.00 WIB, korban bersama Jamaliah berada di kamarnya anaknya, tak lama kemudian, korban meminta izin kepada istrinya untuk tidur di kamar mereka yang terletak ruang utama depan.

Jamaliah mengaku melihat dua orang mencurigakan dan segera menuju ke kamar dan berpura-pura menemukan Zajuli tewas bersimbah darah. Belakangan diketahui Jamaliah berkomplot dengan selingkuhannya untuk membunuh Zajuli. Jamaliah diduga sebagai aktor intelektual yang merencanakan pembunuhan ini. 

Setelah berkas lengkap, kedua tersangka akan dibawa ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatan keji mereka dan terancam hukuman minimal 15 tahun penjara dan maksimal hukuman mati. (RED-IMP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here